Introspeksi Seorang Trader

Saya ini hidup di desa, dan sebagai seorang trader forex tentu terasa asing bagi lingkungan, tetapi tidak apa-apa... Yah, mereka hanya tidak pernah tahu bagaimana kehidupan saya sekarang ini. Mereka pun tidak tahu apa yang ada di otak saya tentang pola sebuah bisnis di jaman modern ini. Bahkan keluarga saya. Tidak ada seorang pun dari keluarga saya yang pernah menikmati pemikiran saya tentng bisnis. Kebetulan saya bukan dari keluarga pebisnis. Mereka adalah pendidik, keturunan pendidik....dan menyukai menjadi pendidik. Namun hidup adalah pilihan.... Lingkungan saya pun kebanyakan para petani dan buruh, hanya sebagian saja yang pebisnis, itupun sudah sangat sibuk dengan urusan bisnis mereka.
Begitu banyak kawan dari jauh datang pada saya, menginginginkan bertemu saya sekedar ingin mendengarkan pemikiran saya tentang bisnis forex ini. Atau, dari berbagai daerah, mereka menunggu postingan saya dalam hubungannya dengan trading forex ini. Saya yakin, lingkungan kita tidak berbeda jauh dengan kondisi saya disini.

Sayatidak bisa meyakinkan semua orang....
Saya tidak bisa memenuhi keinginan semua orang...
saya tidak bisa membahagiakan semua orang....

Maka sayalah pangeran Trading dari Kegelapan!

Saya selalu berbagi, kadang free.. kadang saya komersil, kadang baik hati, pun kadang menyebalkan wkwkwkwkw...! Tetapi saya ingin berbagi rasa dengan Anda, bahwa didalam lubuk hati terdalam saya, saya ingin kita bersama-sama sukses di forex. Amiin.

Biar lingkungan tidak memandang sebelah mata dengan profesi kita, biar kita minimal "agak" diakui keberadaan sebagai para trader hehehehe. Biar kehidupan perekonomian keluarga lebih baik. Biar permasalahan keuangan (bagi yang punya) cepat selesai.

Mari kita renungkan dan introspeksi diri :

  1. Kita loss trading itu, kadang bukan karena faktor kita tidak bisa trading dan bukan tidak bisa menganalisa, tetapi karena ada "something wrong" dalam diri kita. Temukan something wrong itu, baru di cari solusinya.
  2. Dalam trading itu kita tidak boleh membabi buta atau melakukan langkah konyol tanpa berpikir bijak.
  3. Kesuksesan trader itu ditentukan oleh kemampuannya dalam teknikal analisis dan fundamental. Maka perlu lebih serius untuk mempelajarinya.
  4. Kalau ingin memulai terjun di bisnis ini, sementara belum memiliki kompetensi cara terbaik adalah belajar dengan orang yang sudah pengalaman di bidang ini. Salah satu cara agar lebih cepat maju adalah dengan mempelajari langkah-langkah dan strategi-strategi yang dilakukan para pemain yang lebih dulu sukses.
  5. Salah satu elemen terpenting kalau ingin Anda sukses adalah perlunya melakukan fungsi kontrol dan pengarahan yang kuat.
  6. Dalam bisnis forex, knowledge dan informasi merupakan modal yang sangat berharga. Ingat baik-baik...
  7. Sering-seringlah berkumpul dengan para trader lainnya, seringkali "kumpul-kumpul" pencerahan baru bisa muncul tiba-tiba dalam suasana itu. 
  8. Jangan pernah lelah mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan impian "berhasil".
  9. Menjadi seorang trader banyak risikonya dan tidak selamanya mudah. Jadi, seorang trader harus berani menelan kepahitan dan tetap tekun. Harus disadari bahwa hasil itu dari Tuhan, kita yang mengusahakannya. Kita juga tidak bisa menyalahkanorang lain begitu kita gagal.
  10. Untuk menjadi trader sukses, sama seperti yang lainnya, kita tidak harus menjdi seorang yang supercerdas atau ber-IQ tinggi. Simaklah lingkungan Anda, banyak orang sukses yang "tidak pinter-pinter" amat. Dalam berbisnis apapun, IQ yang tinggi memang membantu, tapi kecerdasan emosional dan spiritual itulah yang dominan menggerakkan seorang untuk terus maju, bekerja cerdas, percaya diri, optimis dan terus berusaha.
Bener gak sih?  Kalau salah ya di remove saja... Yang jelas saya lagi introspeksi sendiri. Kalau bermanfaat bagi Anda, ya syukurlah!

by Ninjaa Trader
www.cafetrader.blogspot.com

Oposisi terhadap program ECB makin kuat

kontan.co.id - Tampaknya para pemimpin negara-negara pengguna euro benar-benar sulit menyatukan pendapat terkait rencana European Central Bank (ECB) melakukan pembelian obligasi negara. Jerman masih menjadi negara penentang utama rencana tersebut.

Bahkan kini, politisi dari partai Christian Democrats juga mulai angkat suara menentang rencana ECB tersebut. Volker Kauder, salah satu politisi penting dari partai tempat asal Kanselir Jerman Angela Merkel tersebut, menyatakan dukungan kepada Presiden Bundesbank Jens Weidmann atas keputusannya menentang rencana ECB.

Seperti diketahui, Weidmann adalah petinggi bank sentral di Eropa yang paling keras menentang rencana ECB membeli obligasi negara-negara pengguna euro. "Bahwa Weidmann mengambil posisi tersebut adalah hal yang baik. Harus selalu ada orang yang masuk akal untuk mencegah hal-hal jadi tidak terkontrol," sebut Kauder soal oposisi Weidmann dalam wawancara Radio.

Kauder juga optimistis, meski dalam pertemuan Dewan Gubernur ECB hanya Bundesbank yang mengungkapkan ketidaksetujuannya atas rencana ECB, ada sejumlah negara yang sebenarnya mendukung bank sentral Jerman tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia Mario Monti menegaskan penolakan terhadap langkah ECB membeli obligasi bisa membahayakan masa depan Eropa dan mata uang euro. Bahkan, hal ini bisa memicu terjadinya perpecahan antara negara pengguna euro. "Ketegangan yang terjadi di zona Eropa dalam setahun terakhir menunjukkan tidak tercapainya solusi secara psikologis di Eropa," jelas Monti kepada majalah Spiegel, Jerman, yang diterbitkan Sabtu (6/8) lalu.

Presiden ECB Mario Draghi mengungkapkan rencana pembelian obligasi dari negara-negara Eropa pekan lalu. Hal ini diharapkan bisa menurunkan tingkat yield obligasi yang tinggi di negara-negara pengguna euro. Draghi sendiri sudah meminta Spanyol dan Italia, negara dengan yield obligasi tinggi di zona euro, untuk mengajukan permohonan pembelian obligasi.

Per pukul 15.23 WIB hari ini, yield obligasi pemerintah Italia bertenor 10 tahun turun dua basis poin atau 0,02% menjadi 6,03%.

Tips : Hati-hati Terhadap Segala Penipuan Berkedok Investasi

Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia, seakan memaksa masyarakat untuk berpikir ekstra dan bertindak cepat mencari solusi agar terhindar dari keterpurukan ekonomi karena tingginya biaya hidup. Salah satu opsi terbaik diera modern saat ini adalah dengan memilih jalur investasi. Namun seiring dengan tingginya minat masyarat untuk berinvestasi pada sebuah perusahaan investasi dan bisnis online yang semakin marak di Indonesia, mereka seakan mengesampingkan resiko yang mungkin nantinya akan membuat mereka kehilangan dana yang cukup besar. Dalam dunia investasi dikenal sebuah istilah "High gain, high risk" yang berarti keuntungan besar akan beresiko besar pula.

Pada kesempatan kali ini, Benalu Forex Center hanya akan memberikan tips berinvestasi yang aman pada perusahaan, manajer investasi atau konsultan pengelola manajemen aset yang mengelola dana pada instrumen forex dan komoditi (gold). Kami tidak akan membahas investasi pada kebanyakan Bisnis Online HYIP (High Yield Investment Program) yang berkedok forex dan gold yang mengiming-imingi masyarakat "Keuntungan ratusan % - Jaminan Pasti Untung - No Loss" yang menurut kami semua itu adalah bullshit.

Berikut tips meminimalisir resiko berinvestasi pada perusahaan/konsultan keuangan yang menawarkan pengelolaan aset melalui perdagangan berjangka forex dan gold:
  1. Ketahui terlebih dahulu legalitas perusahaan tersebut, dan jangan sesekali berinvestasi pada sebuah perkumpulan/konsorsium forex yang tidak jelas dan tidak memiki izin (ilegal) dimana pengelolaannya dilakukan oleh banyak orang yang tersebar diberbagai wilayah (mereka biasanya selalu menjanjikan Return of Investment "ROI" yang lebih besar hingga ratusan persen dalam jangka waktu yang singkat)
  2. Hindari berinvestasi pada sebuah konsorsium yang pengelolaan dananya dilakukan oleh sejumlah trader (sebagai admin) yang tersebar diberbagai wilayah
  3. Hindari menerima penawaran investasi dengan masa kontrak/perjanjian yang lebih lama (misalnya 6 bulan, 1 tahun atau lebih)
  4. Berhati-hatilah terhadap segala jenis investasi yang menawarkan keuntungan/ROI yang sangat tinggi mencapai ratusan persen dalam sebulan atau beberapa bulan
  5. Sebelum berinvestasi, mintalah pendapat konsultan keuangan ataupun trader yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik dibidangnya
  6. Mintalah bukti history (riwayat) transaksi perdagangan selama kurang lebih 1-2 tahun terhadap perusahaan/konsorsium yang menawarkan investasi pengelolaan aset kepada Anda
  7. Hindari berinvestasi pada perusahaan/konsorsium yang menggunakan sistem perekrutan anggota/jaringan, karena dikhawatirkan mereka akan menggunakan 2 skema pembayaran deviden yaitu pembayaran yang diambil dari profit/keuntungan dari modal yang dikelola ataupun pembayaran dengan sistem arisan berantai (ponzi scheme) apabila terjadi loss (kerugian) yang sangat besar pada dana yang mereka kelola sehingga kedepannya sistem seperti ini akan berdampak buruk terhadap investor terutama bagi investor yang baru bergabung
  8. Sangat penting bagi anda untuk mengetahui kapabilitas dan track record tim/manajemen yang melakukan pengelolaan dana tersebut
  9. Usahakan untuk membuat perjanjian tertulis diatas kertas (bermaterai ataupun menggunakan jasa lawyers)
  10. Berinvestasilah secara bijak, jangan menggunakan seluruh modal anda serta menggunakan Main Aset (aset utama) yang apabila anda tidak siap untuk kehilangan
Bisnis investasi adalah beresiko tinggi, untuk itu legalitas, sistem manajemen yang baik serta tranparansi pengelolaan dana adalah sebuah satu kesatuan yang penting untuk kita ketahui.

====================================================================================
PT. Baskara Gold sebagai perusahan ritel logam mulia dan konsultan manajemen pengelolaan aset mempersembahkan Progam Investasi Sinar Baskara (aman, transparan dan terpercaya) yang akan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana mengelola dana/aset Anda dengan aman, transparan dan low risk.

Ingin bergabung bersama kami?
Silahkan klik disini untuk informasi selengkapnya

Facebook grup : http://www.facebook.com/groups/sinarbaskara

Website : http://www.baskaragold.co.id

Antara Forex dan HYIP

Sebagai User aktif dalam dunia online/internet pastinya sudah banyak yang mengetahui mengenai kedua program tersebut,  sebuah program yang sama-sama menghasilkan uang tambahan dengan cara menginvestasikan dana kita secara online/internet.
Meskipun caranya sama, menginvestasikan sebuah dana yang kita miliki dengan nominal yang kita mampu, namun pada saat pelaksanaannya jauh berbeda.
Bisa dikatakan HYIP bergerak kearah Kiri sedangkan Forex bergerak kearah yang berlainan, sehingga tidak akan pernah berjumpa pada persimpangan yang sama. Mungkin bagi yang belum mengerti dan paham mengenai program tersebut, pastinya akan bertanya, Kok bisa seperti itu...? bukannya sama-sama sebuah Program Investasi....? dengan pertanyaan anda seperti itu, maka saya akan menjawabnya seperti berikut : Saya sendiri juga kurang tahu.....mengenai perihal tersebut, padahal kan sama-sama Program Investasi ya. Dari pada anda semakin bingung dan tambah tidak paham, mari kita simak pembahasan mengenai kedua Program tersebut dibawah ini. 

HYIP
High Yields Investment Program (HYIP), atau sebuah Program Investasi Dengan Profit Tinggi merupakan program investasi yang tumbuh dan berkembang pesat terutama di dunia online/internet. Perkembangan HYIP di internet sendiri baru dirasakan sekitar tahun 2003 – 2004 dan mulai tahun 2009 semakin merajalela hingga sampai-sampai ada juga orang Indonesia yang memulai bisnis ini. Banyak sekali HYIP yang dibuat dengan tujuan untuk menipu, terutama bagi mereka yang belum paham tentang resiko dan bahaya dari berinvestasi di HYIP.

HYIP banyak yang menerapkan “ponzi scheme”, sebuah skema dimana orang yang masuk terlebih dahulu pada program tersebut, maka akan mendapatkan profit melalui orang yang masuk belakangan, dan apabila sudah tidak ada yang masuk atau yang mendaftar sudah berkurang, maka program tersebut akan tutup (scam). HYIP sendiri saat ini banyak menggunakan mata uang internet (e-payment / e-money) seperti Liberty Reserve, Alertpay, WebMoney dll. Beberapa diantaranya ada juga yang mempunyai mata uang sendiri seperti SwissCash dengan mata uang e-point, ataupun lewat transfer bank maupun “Bank-Wire”.

Liberty Reserve atau biasa disebut dengan LR, merupakan mata uang yang paling banyak dipakai untuk investasi. Banyak orang yang mengatakan bahwa HYIP itu merupakan investasi yang untung-untungan atau sebuah permainan judi, kalau menurut saya itu mungkin ada benarnya walau tidak 100% benar. Dilihat dari resiko judi jauh lebih besar karena kalau anda kalah 100% uang anda akan hilang.

Tidak demikian dengan HYIP kalau anda mengikuti aturan main anda akan bisa profit dan setidaknya tidak rugi 100% kecuali anda lagi sial bergabung dengan program yang kategori “bagus” hari ini, namun besoknya program tersebut telah tutup. HYIP yang memiliki rating bagus, dapat mengembalikan modal anda antara 50 - 100 hari (maksimal 150 hari), dibawah atau di atas itu sebaiknya jangan. Pasang target modal berapa yang ingin anda investasikan (sebaiknya maksimal 5% – 10% saja dari total uang anda), jangan re-invest lebih dari 2 kali (menambah investasi atau compounding – memasukan profit ke investasi) sebelum modal anda kembali. Setelah kembali, anda pakai profitnya untuk dipakai invest kembali atau invest di tempat lain. Ini merupakan cara yang paling benar dalam berinvestasi di HYIP.

Forex
Forex trading atau trading valas adalah bisnis perdagangan mata uang. Dengan perputaran uang lebih dari $ 2 trilyun perhari, forex trading merupakan pasar finansial terbesar di dunia, jauh lebih besar dari pasar saham, komoditi maupun pasar finansial lainnya. Dengan berkembangnya teknologi internet, sekarang ini siapapun bisa melakukannya dari rumah. Ditambah lagi dengan sistem margin trading dengan menggunakan leverage dan nilai kontrak yang sangat kecil, memungkinkan investor dengan dana yang relatif kecil.

Bagaimana Saya bisa mendapat keuntungan dari Forex Trading? Salah satu keunggulan forex adalah adanya dua arah perdagangan. Artinya, tidak seperti perdaganan konvensional yang selalu dimulai dengan membeli terdahulu baru kemudian menjualnya, sedangkan forex memungkinkan investor untuk melakukan penjualan terlebih dahulu baru kemudian menutup transaksi dengan membeli. Dengan demikian, apapun kondisi market, investor selalu bisa mengambil untung.

Contoh : Jika Anda memprediksikan EUR/USD akan naik, maka ambillah posisi open buy. Jika prediksi Anda benar, maka ketika EURUSD benar-benar naik, maka anda mendapat keuntungan dengan menutup transaksi dengan close sell. Begitupun dengan sebaliknya, jika anda memprediksi EUR/USD akan turun, maka ambillah posisi open sell, dan menutupnya dengan close buy.

Penting untuk diketahui : Mata uang direct dan indirect EUR/USD, GBP/USD dan AUD/USD adalah contoh mata uang direct. Yan dimana artinya, menguat/melemahnya nilai mata uang searah dengan grafik atau dealing quote. Contoh : Jika Euro (EUR/USD) pada dealing quote naik dari 1.200 menjadi 1.250, artinya mata uang euro menguat terhadap dollar. Pada grafik juga akan terlihat naik. Sebalinya, untuk USD/JPY (YEN Jepang) dan USD/CHF (Swiss), menguat/melemahnya nilau mata uang TIDAK searah dengan arah pada grafik atau dealing quote.
Contoh : Jika USD/JPY (YEN) pada dealing quote turun dari 115.50 ke 115.00, artinya mata uang YEN menguat terhadap dollar. Pada grafik akan terlihat grafik yang menurun.

Analisa Forex Sebelum trading, adalah suatu keharusan bagi anda untuk memiliki pengetahuan mengenai sebuah Analisa forex. pada forex terdapat 2 macam analisa, yaitu Analisa Fundamental dan Teknikal.

Kesimpulan : setelah kita membaca penjelasan kedua program tersebut, maka kita semakin paham antara HYIP dan Forex. HYIP dapat dikatakan sebagai Program dengan iming-iming pendapatan Investasi yang sangat besar, namun tidak dapat diukur ke stabilan dari program tersebut. Karena keuangan dari program tersebut akan diputar kembali oleh adminnya melalui trading forex, apabila dananya telah habis, maka program tersebut akan tutup dengan sendirinya. Berbeda dengan Forex, dimana forex adalah sebuah aktifitas dari perdagangan mata uang lintas dunia. Dimana pelakunya berada ditangan kita. jadi semakin sedikit kita mengetahui tentang Forex, maka semakin besar kita akan mengalami kerugian, apabila kita telah banyak mengetahui seluk beluk dari forex, maka akan semakin besar pendapatan yang kita terima setiap harinya. Sekarangkan anda telah tahu tuh, hayo program mana yang mau anda ambil...?

by Bayu (www.seputarforex.com)

Ini dia spekulasi pasar atas pengumuman ECB

Kontan.co.id - Setelah harapan pelaku pasar bahwa The Fed bakal mengeluarkan stimulus baru kandas, kini pelaku pasar beralih memasang mata ke Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi. Pada pukul 14.30 waktu Jerman nanti, atau sekitar pukul 19.30 WIB malam ini, ECB bakal mengumumkan kebijakan ekonomi baru di kawasan Eropa. Pasar menanti langkah konkrit apa yang bakal dicanangkan oleh Presiden ECB tersebut.
Pengumuman ECB kali ini menjadi fenomenal lantaran pekan lalu Draghi sempat berucap pihaknya akan melakukan langkah apapun untuk menyelamatkan mata uang euro. "Percayalah pada saya, apa yang kami lakukan akan mencukupi," tegas dia di depan pebisnis yang mengikuti acara Global Investment Conference, London.

Nah, pasar kini menanti Draghi mewujudkan janjinya tersebut. Tentu saja, Draghi tidak bisa mengikuti langkah Bernanke yang tidak mengumumkan kebijakan baru sama sekali."Kalau Draghi ternyata memilih tidak melakukan apa-apa, reaksi pasar akan sangat buruk dan ECB akan menghadapi krisis besar," kata James Nixon, Kepala Ekonomi kawasan Eropa di Societe Generale SA London.

Pasar juga mulai berspekulasi langkah apa yang bakal diumumkan Draghi nanti. Prediksi pasar, ECB akan mengeluarkan kebijakan seputar bagaimana cara mengurangi beban bunga di negara-negara pengguna euro. Apa saja spekulasi pasar yang beredar? Berikut beberapa di antaranya.

Suku Bunga
Pelaku pasar menilai Draghi tidak akan melakukan perubahan apapun terhadap kebijakan suku bunga yang telah berjalan. Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg pada 55 ekonom, 51 ekonom di antaranya meyakini ECB akan mempertahankan suku bunga di level saat ini, yakni di 0,75%. Sekadar mengingatkan, ini adalah posisi suku bunga terendah dalam sejarah Uni Eropa.

Sementara empat ekonom lainnya memprediksi ECB kemungkinan akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin, menjadi 0,25%. Tingkat bunga deposit akan dibiarkan tetap berada di posisi nol.

Intervensi pasar obligasi
Sejak pekan lalu, Draghi sendiri sudah mengindikasikan niat pihak ECB melakukan intervensi ke pasar obligasi. Tujuannya, untuk mengurangi tekanan dari beban suku bunga obligasi yang menjerat beberapa negara, seperti Italia dan Spanyol. Draghi berargumen pembelian obligasi tersebut termasuk dalam mandat ECB.

Tapi masalahnya tidak sesederhana itu. Bundesbank, bank sentral Jerman, menyatakan dengan tegas pihaknya tidak setuju dengan kebijakan pembelian obligasi lebih lanjut oleh ECB. Selama ini, ECB melakukan pembelian obligasi melalui lembaga yang dibentuknya, yakni Securities Market Program (SMP).

Di lain pihak, Kanselir Jerman Angela Merkel memberi dukungan terhadap langkah pembelian obligasi oleh ECB. Namun, Presiden Bundesbank Jens Weidmann tampaknya tetap gigih menolak kebijakan tersebut. Asal tahu saja, Bundesbank adalah salah satu bank sentral terkuat di Eropa.
ECB sendiri bisa saja memaksakan kebijakan ini tetap berjalan. Namun hal ini bisa menimbulkan keraguan di kalangan pelaku pasar atas keseriusan perbankan di Eropa dalam hal mendukung kebijakan ECB tersebut.

EFSF melakukan pembelian obligasi
Alternatif lainnya, pemimpin negara-negara pengguna euro bisa menggunakan dana dari European Financial Stability Facility (EFSF) untuk melakukan pembelian obligasi. Pembelian ini dilakukan secara langsung dari negara penerbit obligasi di pasar primer. Selanjutnya, ECB akan melakukan intervensi di pasar sekunder.
Namun sampai saat ini Italia dan Spanyol belum mengajukan permohonan untuk menjual obligasi ke EFSF. Sekadar mengingatkan, yield obligasi Italia dan Spanyol sempat menembus level 7%. Ini membuat beban utang kedua negara tersebut semakin berat.

Mematok yield
Pilihan lainnya, ECB bisa mematok yield obligasi negara Uni Eropa atau membatasi spread antara obligasi Spanyol dan Italia dengan obligasi Jerman yang menjadi acuan atawa benchmark. Langkah ini bisa menghilangkan keraguan pasar atas komitmen ECB untuk melindungi mata uang euro. Sementara di lain pihak, ECB sendiri tidak perlu langsung melakukan pembelian obligasi.

Menggunakan ESM
Spekulasi lain yang beredar, ECB kemungkinan akan memberikan European Stability Mechanism (ESM) kewenangan untuk bertindak layaknya bank. Sekadar mengingatkan, ESM ini adalah keranjang dana talangan untuk kawasan Eropa. Yang perlu dicatat, pembentukan ESM ini sendiri belum benar-benar selesai.
Dengan memberi ESM kewenangan bertindak sebagai bank, ESM nantinya bisa meminjam dana dari ECB. Dengan demikian, ESM akan memiliki dana yang tidak terbatas untuk melakukan pembelian obligasi dari pasar.

Namun analis menilai ECB kemungkinan besar tidak akan mengambil langkah ini. Pasalnya, ECB sendiri sudah memiliki program pinjaman jangka panjang untuk perbankan, Long-Term Refinancing Operation (LTRO).

Suku Bunga
Spekulasi lain yang beredar, ECB kemungkinan akan menawarkan LTRO lagi kepada perbankan. Sebelum ini, ECB sudah menggelontorkan lebih dari €1 triliun ke sistem perbankan melalui dua kali pemberian LTRO, yakni di Desember 2011 dan Februari 2012. Saat itu, program ini sukses menurunkan yield obligasi di kawasan pengguna euro. Bank memanfaatkan dana tersebut untuk membeli obligasi dari pemerintah masing-masing negara.

Namun analis juga meragukan ECB akan mengambil langkah ini. "ECB telah menegaskan pihaknya belum mengevaluasi dampak keseluruhan dari LTRO sebelumnya, jadi menawarkan yang baru dalam waktu dekat rasanya tidak mungkin," sebut Athanasios Vamvakidis, Head European Currency Strategist di Bank of America Merrill Lynch London. Meski ECB benar-benar mengambil langkah tersebut, bank sentral Eropa ini kemungkinan harus memberikan pemanis berupa persyaratan jaminan yang lebih ringan.

Meski langkah yang akan diambil ECB masih belum jelas, para analis dan pengamat sepakat, Draghi masih belum akan mengumumkan kebijakan yang besar untuk mengatasi krisis Eropa. Nah, kita tunggu saja, apa kata Draghi malam ini.

Mengenal Jenis Broker

Sebelum kita memilih salah satu diantara beberapa Broker Forex yang banyak bertebaran di Dunia Online, saya akan mencoba memberikan beberapa Informasi mengenai Broker Forex kepada anda.

Pada umumnya terdapat 4 Jenis Broker Forex yang sering digunakan oleh para Trader dalam bertransaksi atau bertrading ria, yaitu : Broker Konvensional, Non Dealing Desk, Dealing Desk, dan Hybrid.

Broker Konvensional
Forex juga dapat dilakukan dengan cara anda menuju ke Bank anda ataupun ketempat Penukaran Uang (Money Changer), untuk bertransaksi secara Uang Fisik/Langsung, bertrading seperti itu disebut juga trading Tradisional ataupun Bertrading Konvensional (Non Online), yang tentunya banyak sekali keterbatasan dan tidak secara realtime.
Di halaman ini saya hanya membahas dan memperkenalkan jenis-jenis broker yang dipakai untuk Bertrading Forex secara Online (non fisik), yaitu :

Non Dealing Desk
Yaitu suatu broker yang dimana order adalah diteruskan langsung kepada pasar ataupun kepada broker lain. Biasanya spread di broker jenis Non Dealing Desk adalah bersifat berubah-ubah bergantung kepada pasar.
Broker jenis Non Dealing Desk sangat cocok digunakan untuk para trader profesional, karena sangat adil, tanpa manipulasi dan user bertrading melawan pasar yang sesungguhnya dan bukan melawan broker atau bandar.

Jenis broker Non Dealing Desk dibagi menjadi 2, yakni ECN Broker dan STP Broker.
Berikut penjelasan dari kedua Broker tersebut :

1. ECN Forex Broker
Dibroker jenis ECN adalah para user dapat terjun secara langsung dan ikut berpartisipasi ke dalam pasar yang sesungguhnya yang dimana ikut bercampur pula dengan partisipan lain di dalam pasar tersebut seperti para Bank, Pemerintah, Institusi maupun Trader Perorangan yang dimana mereka saling berinteraksi Jual dan Beli secara bersamaan tanpa adanya suatu intervensi dari pihak broker ataupun dealer (dealing desk). Biasanya pihak perusahaan broker hanya mendapatkan keuntungan dari komisi ataupun dari mark-up spread. Di jenis broker ECN kondisi yang digunakan adalah kondisi sesungguhnya yang terjadi di pasar dan tanpa dibuat-buat. Broker ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime), serta bukan melawan broker/bandar dalam melakukan Buy dan Sell nya.


2. STP Forex Broker
Broker jenis ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan dengan perusahaan broker lain selaku likuiditornya . Biasanya eksekusi order dari broker jenis STP adalah diteruskan kepada para broker besar (institusi besar) ataupun kepada beberapa broker ECN . Tetapi jika order dari broker STP tersebut diteruskan kepada broker yang berjenis Dealing Desk maka order dari broker STP tersebut bergantung kepada broker yang ditujunya tersebut.

Seringkali para broker (terutama yang tidak teregulasi/unregulated) menyebut STP dengan ECN, tetapi pada dasarnya agak berbeda, karena STP adalah menggunakan pihak broker lain sebagai liquiditornya (dilempar ke broker lain), sehingga eksekusi dan segalanya dari broker jenis STP adalah bergantung kepada broker liquiditornya tersebut dan kualitas jalur koneksi routingnya. Sedangkan di jenis yang benar-benar broker ECN adalah tidak dilempar lagi ke broker lain, tetapi langsung kepada beberapa bank besar (multi inter-bank) dan pasar yang sesungguhnya yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung tanpa intervensi dari broker dealer atau bandar.

Broker Dealing Desk
Yaitu sebuah broker yang dimana mereka membuat suatu pasar tersendiri dengan kondisi yang mereka tentukan sendiri. Di dalam kasus ini para user bertrading melawan broker atau bandar. Pada dasarnya broker dealing desk mendapatkan keuntungan dari kekalahan para usernya, sehingga apabila user menghasilkan profit maka broker akan membayar dari kas broker tersebut sendiri (bukan murni didapat dari pasar yang sesungguhnya). Bila anda bertrading di jenis broker Dealing Desk maka pastikan anda menempatkan dana anda di broker Dealing Desk yang terdaftar (teregulasi) sebagai perusahaan pialang dan telah bereputasi baik. Regulasi yang baik yaitu: NFA, FSA, ASIC. Broker dealing desk seringkali disebut sebagai para bandar (dealers).

Dealers terdiri dari 2 jenis :
 
Dealer Besar
Broker jenis ini biasanya telah mempunyai reputasi yang baik dan terdaftar secara legal (teregulasi) sebagai perusahaan pialang (Futures Commission Merchant atau FCM) seperti teregulasi di NFA, CFTC, FSA, serta bukan terletak di tempat yang terpencil atau tidak jelas. Sama seperti halnya anda bermain di kasino maka sebaiknya anda mencari kasino yang besar seperti di Macau ataupun di Las Vegas. Hal ini bertujuan apabila anda mendapatkan profit maka dipastikan broker tersebut dapat membayar kemenangan anda dan simpanan investasi dana anda tetap aman. Karena di broker dealing desk yang teregulasi ini terdapat suatu badan pengawas (umumnya dari pemerintah setempat) yang bertujuan untuk mengontrol ataupun menjamin bahwa broker tersebut telah menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak menipu para nasabah.

Dealer kecil atau Unregulated Broker (Bucket Shop atau broker kaki lima)
Broker jenis ini adalah broker yang harus anda hindari, karena mereka berpotensi besar untuk memanipulasi transaksi anda ataupun bertindak curang sehingga anda akan mudah mengalami kekalahan yang semestinya tidak terjadi. Umumnya broker bucket shop tidak berijin sebagaimana mestinya, dan hanya berijin sebagai perusahaan biasa atau lainnya (bukan sebagai perusahaan pialang) dan hal ini sering mengecoh para calon nasabah yang masih awam.


Ciri-ciri Broker Bucket Shop :
Ialah terletak di tempat-tempat yang tidak jelas (negara offshore yang tidak jelas) dan tidak berijin regulasi sebagaimana mestinya (ini yang biasanya dilakukan). Disamping itu ciri-ciri lain dari broker bucket shop adalah mereka 98% pasti memperbolehkannya transfer uang dengan pihak ke 3 / perorangan, ataupun menggunakan voucher, boleh menggunakan Liberty Reserve, pendaftaran yang sangat mudah dan terkesan sembarangan serta tanpa verifikasi yang memadai, kemudian terdapat batasan ataupun melarang suatu teknik trading tertentu (Seperti scalping, martingale dan sebagainya) ada juga broker bucket shop yang memperbolehkan segala macam teknik trading karena di dalam sistemnya sebenarnya sudah terpasang suatu script otomatis yang dapat menghambat teknik tersebut (script tersebut biasanya bernama Virtual Dealer).

Kondisi yang ditawarkan broker bucket shop seringkali diluar kondisi normal dari keadaan pasar yang sesungguhnya, seperti leverage yang terlalu tinggi (misal 1:1000), spread rendah yang tidak masuk akal (contoh: 1 pip fixed bahkan 0 pip fixed, padahal di pasar sesungguhnya spread adalah selalu berubah terus setiap detiknya), dan juga terdapat bonus-bonus besar yang tujuannya bersifat menarik para nasabah agar mau menempatkan dananya (yang pada akhirnya adalah untuk “dimakan” oleh bandar curang tersebut).

Berhati-hatilah dengan broker yang menawarkan hal-hal terlalu bombastis ataupun bonus yang terlihat sangat menarik, karena semakin besar bonusnya maka perlu anda waspadai lebih seksama, daripada nantinya terjebak dan anda akan mengalami kerugian yang tidak sebanding dengan bonus yang ditawarkan.

Hal-hal curang yang biasa dilakukan oleh broker berjenis Bucket Shop yaitu :
Requote yang berlebihan, eksekusi order yang lambat, jika terkena TP (target profit) sulit untuk dieksekusi tetapi sebaliknya jika terkena SL (stop loss) maka mudah sekali dieksekusi, server yang sering down, manipulasi harga quote, menghilangkan transaksi profit secara sepihak dengan dalih trading anda tidak sah, penarikan dana seringkali tertahan atau tidak bisa dilakukan, pernyataan yang tidak benar, dan hal-hal penipuan (scam) lainnya. Hati-hati dengan pernyataan dari broker buckep shop yang seringkali memberikan pernyataan salah dan menyesatkan mengenai sistem mereka, seperti mereka menyatakan bahwa mereka adalah broker berjenis ECN ataupun STP tetapi kenyataannya mereka adalah Dealing Desk yang bersistem bandar bahkan lebih parah, hal ini semata-mata bertujuan untuk menipu dan menarik minat masyarakat awam agar bertrading di tempat mereka, padahal kenyataannya mereka BUKAN ECN ataupun STP yang sebenarnya. Oleh karena itu Teregulasi SANGATLAH PENTING agar sebagai pengawas mereka untuk tidak sembarangan dan memberikan pernyataan salah yang dapat menyesatkan masyarakat.
 
Waspada pula dengan Award dan penghargaan yang mereka klaim :
(biasanya dilakukan oleh broker Ilegal & Bucket Shop untuk menarik perhatian). Contoh: sebagai the best broker. Penghargaan itu tidak menjamin broker tersebut aman. Dan periksa pula dari lembaga mana yang memberi rating perusahaan tersebut. Dan cari di google mengenai kredibilitas dari perusahaan rating tersebut. Contoh broker forex Prime4x yang scam tersebut juga sebelumnya mengklaim sebagai “The Best Broker 2009? padahal lembaga pemberi ratingnya adalah lembaga yang tidak kredibel, dan buktinya broker tersebut nyatanya scam dan membawa lari uang nasabah. Hati-hati pula dengan rating yang dibeli (atau istilahnya KKN / penyogokan), dan hati-hati pula dengan yang seolah-olah itu penghargaan padahal itu hanya artikel iklan dari broker itu sendiri yang menulis, tetapi dibuat seolah-olah itu penghargaan dari media tersebut, padahal itu bukan (pernah terjadi di suatu broker yang mengaku penghargaannya adalah dari CNBC, padahal setelah diteliti ternyata itu hanyalah artikel iklan yang ditulis sendiri). Waspada dengan trik-trik “nakal” dan pernyataan / iklan yang tidak benar dari broker forex ilegal tersebut.

Hybrid Broker
Broker ini adalah merupakan kombinasi antara jenis broker ECN/STP dengan broker Dealing Desk. Umumnya broker Hybrid mempunyai suatu aturan dalam melempar order ataupun berdasarkan dari jenis akun yang digunakan. Sebagai Contoh: Jika besaran Lot anda , ataupun Frekuensi , ataupun Equity anda dibawah nilai XXX maka anda dieksekusi di sisi Dealer, tetapi jika diatas itu akan dieksekusi di jenis STP ataupun ECN. Sebenarnya sulit untuk mengetahui bahwa broker ini termasuk bertipe Hybrid ataupun tidak. Hal ini hanya dapat anda rasakan dengan mencobanya ataupun berdasarkan dari reputasi broker tersebut

Akun Demo vs Akun Live
Akun di demo tidak akan sama dengan penggunaan di akun yang sesungguhnya (live account) , sehingga jika kondisi di demo anda berjalan dengan baik maka tidak menjamin bahwa real account anda juga akan sama, terutama di broker yang berjenis bucket shop. Sehingga untuk mengetahui benar broker tersebut maka haruslah dicoba melalui kondisi live account.
Setelah penjelasan mengenai jenis-jenis broker diatas, saya harap anda akan lebih seleksi lagi agar tidak mudah untuk tertipu seperti Broker yang telah saya jelaskan diatas. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda.
 
www.seputarforex.com

Ben Bernanke

Bernanke dilahirkan di Augusta, Georgia pada tanggal 13 Desember 1953 dan dibesarkan di Dillon, South Carolina sebagai anak tertua dari tiga bersaudara yaitu saudara laki-laki dan perempuan. Philip, ayah Ben adalah seorang ahli obat dan juga bekerja sambilan sebagai manajer teater, sedangkan Edna, ibunya adalah seorang guru sekolah. Keluarga Ben kecil tinggal di daerah Yahudi, dengan nama lokal sinagognya bernama Ohav Shalom; sebagai anak, Bernanke juga mempelajari bahasa Ibrani dari kakeknya, Jonas, seorang pembaca Kitab Taurat dan guru bahasa Ibrani profesional. Ayah dan paman Ben adalah eks-pemilik sekaligus manager toko obat yang mereka beli dari kakek Ben, Jonas yang berimigrasi dari Austria ke AS setelah Perang Dunia I dan akhirnya menetap ke Dillon dari New York pada tahun 1940. 

Masa Sekolah
Ben masuk ke East Elementary(Sekolah Dasar), J.V. Martin Junior High (SMP), dan Dillon High School (SMA). Di Dillon High School dia menjadi seorang murid yang berprestasi. Dia mengambil bidang ilmu kalkulus, menjadi editor koran sekolah, mendapatkan nilai tertinggi dikelasnya dan juga mendapat score tertinggi dalam ujian SAT pada tahun yang sama yaitu 1590 dari skala 1600. Ben juga dikenal sebagai pemain saxophone dan bergabung dalam tim marching band disekolahnya. 

Karir
Setelah lulus SMA pada tahun 1971, Ben diterima di Universitas Harvard, tempat dimana dia mwndapatkan nilai cum laude (IPK tertinggi) dengan gelar BA Ekonomi pada tahun 1975. Setelah itu dia melanjutkan pendidikannya di Massachusetts Institute of Technology dan mendapatkan gelar PhD bidang ekonomi tahun 1979. Setelah itu dia melanjutkan lagi pendidikan ke Stanford Graduate School of Business dari tahun 1979-1985, lalu menjadi profesor tamu di New York University dan menjabat sebagai profesor di Universitas Princeton pada jurusan Ekonomi. Dia menjadi profesor di universitas tersebut dari tahun 1996 hingga bulan September 2002, ketika dia mulai mempertimbangkan untuk menjadi pelayan masyarakat. Dia mengajukan pengunduran diri dari masa jabatannya pada tanggal 1 Juli 2005. Sepanjang karirnya, Ben juga sempat mengajar kuliah di London School of Economics untuk bidang ilmu & kebijakan moneter. Dia juga menulis tiga buah buku teks tentang Makroekonomi dan sebuah buku tentang Mikroekonomi. Setelah itu Ben juga menjabat sebagai Direktur dari Program Ekonomi Moneter dari National Bureau of Economic Research dan editor pada majalah American Economic Review. 

Bernanke secara khusus tertarik pada bidang ekonomi dan politik sejak terjadinya Depresi Besar di AS. Pada peringatan ulang tahun Milton Friedman tanggal 8 November 2002, dia menulis "biar saya menutup pembicaraan saya tentang penyalahgunaan jabatan saya sebagai perwakilan pemerintah di FED. Saya katakan kepada Milton dan Anna : Ingat pada Depresi Besar yang lalu. Anda benar, kita sudah pernah mengingatnya. Kami semua minta maaf. Terima kasih buat Anda semua, kami tidak ingin hal itu terjadi kembali."

Pada tahun 2002 ketika kata "deflasi" mulai dikenal dalam dunia bisnis, Bernanke memberikan pidatonya tentang deflasi. Didalam pidatonya dia menyebutkan bahwa pemerintah harus menciptakan sebuah sistem moneter yang kuat. Kontrol terhadap mata uang lokal akan menghindarkan suatu negara ke jurang deflasi. Sebenarnya teori tersebut diambil dari teori Milton Friedman yang memakai ilustrasi "pemberhentian helikopter" untuk memerangi deflasi. Dari ilustrasi tersebut dia membuat teori baru bernama "Helicopter Ben". Dalam catatan kaki pidatonya, dia menulis "orang mengetahui bahwa inflasi akan menambah beban hutang pemerintah dan juga suku bunga yang ditetapkan akan menimbulkan inflasi berikutnya."

Ia juga percaya bahwa kurangnya pemahaman terhadap ideologi kaku Greenspan akan menyebabkan isu politik menjadi semakin banyak. Sebagai contoh, saat Greenspan mempublikasikan "Pemotongan Pajak Bush", ketika publik bertanya tentang kebijakan moneter, dia menjawab bahwa hal tersebut bukanlah urusannya. Tentu saja buku ekonomi karangannya sedikit banyak berbicara tentang libertarianism dari Greenspan dan titik berat dari teori Adam Smith.
Dalam bulan-bulan pertama dalam menjabat ketua FED, Ben sepertinya masih sulit dalam menghadapi pers yang bertanya tentang kejatuhan harga saham Amerika secara drastis. Namun seiring berjalannya waktu nampaknya Bernanke mulai menunjukkan kecakapannya mengatasi berbagai situasi krisis yang terjadi selama masa jabatannya. Keputusannya memotong suku bunga diskonto Amerika sebesar 50 bps menuai banyak pujian karena berhasil menyelamatkan pasar saham Amerika dari krisis akibat efek subprime mortgage. Setidaknya sejak tulisan ini dibuat Wallstreet mulai merangkak naik menuju titik sebelum jatuhnya. Kita lihat saja bagaimana aksi Ben berikutnya.

http://en.wikipedia.org/wiki/Ben_Bernanke
http://www.princeton.edu/~bernanke/
http://www.whitehouse.gov/cea/bbernankebio.html

Mana yang lebih membetot perhatian: Fed atau ECB?

Financeroll.co.id - New York. Seluruh investor di penjuru dunia bertanya-tanya mengenai hasil rapat masing-masing dua bank sentral yang akan bertemu pekan ini. Gubernur The Federal Reserve (The Fed) dan European Central Bank (ECB) bakal mengambil alih panggung bursa pada pekan ini.
Spekulasi terus beredar di pasar mengenai rencana dua lembaga super bodi itu untuk memacu ekonomi wilayah masing-masing.

Pertama, The Fed akan menggelar rapat selama dua hari dimulai hari ini, Selasa (1/8). Kemudian, ECB mengadakan pertemuan bulanan mengenai kebijakan apa yang diambil bank sentral pada Kamis (2/8).
Pejabat The Fed akan bertemu karena ekonomi Amerika Serikat (AS) dinilai kembali memburuk, di mana perlambatan pertumbuhan jumlah pekerjaan menghambat belanja konsumen.

Banyak yang berharap, pekan ini, Fed bertindak dan memperpanjang rencana penahanan suku bunga mendekati nol melebihi target semula yakni hingga 2014. Bank yang digawangi oleh Ben S Bernanke ini diprediksi merilis kebijakan yang mewajibkan bank meningkatkan dana pencadangan untuk menahan laju inflasi. Bank sentral berharap, industri perbankan lebih memilih menyimpan dananya di instrumen milik otoritas ketimbang menyalurkannya dalam bentuk kredit.

Menjelang pertemuan ini, para analis malah menduga, The Fed akan menunda pelaksanaan quantitative easing (QE) jilid ketiga hingga September mendatang.
"Kami tidak mengharapkan ada perubahan kebijakan yang sangat besar," terang Jeffrey Bergstrand, mantan ekonom Fed yang saat ini menjadi profesor keuangan di University of Notre Dame. Menurutnya, ketimbang Juli, September adalah waktu yang tepat bagi The Fed untuk me-review pertumbuhan ekonomi AS.

Sinyal Fed kalah dengan ECB
Siapa akan membetot perhatian pasar?

"Menurut kami, dari pertemuan kedua bank sentral, yang lebih dinanti adalah ECB," pendapat Kathy Jones, analis fix income di Charles Schwab. Menurutnya, sudah bisa dipastikan, The Fed akan mengirimkan sinyal positif yang menyenangkan pasar. Tapi, bursa tak akan terlalu bereaksi jika keputusan The Fed tak ekstrem.
Perbandingan yang jelas terlihat saat presiden ECB, Mario Draghi bersabda. Padahal, ia hanya mengungkapkan sedikit kalimat yakni Bank Sentral Eropa bakal melakukan "apa saja" untuk menyelamatkan euro. Bursa saham langsung terangkat seketika saat itu.

Spekulasi yang beredar menjelang pertemuan itu adalah, ECB diperkirakan akan melanjutkan pembelian terbatas atas obligasi yang diterbitkan pemerintah Spanyol dan Italia. Draghi juga diramal memberi pilihan lain pada industri perbankan Eropa yakni pinjaman jangka panjang dengan bunga super mini.

Timbul dugaan, ECB akan bekerja sama dengan Komisi Eropa untuk menggunakan European Financial Stability Facility (EFSF) untuk membeli secara langsung surat utang negara melalui pasar perdana. Setelah itu, barulah ECB melakukan operasi di pasar sekunder.

Ada juga spekulasi bahwa Mekanisme Stabilitas Eropa atau European Stability Mechanism (ESM) yang belum sepenuhnya didirikan akan diberikan lisensi perbankan. Secara teori, ini memungkinkan ESM meminjam duit dari ECB yang secara otomatis memberikan sumber pembiayaan yang tak terbatas untuk membeli obligasi.

Atas semua spekulasi, muncul sebuah kritik, bahwa penyediaan likuiditas tambahan hanya akan memperkuat lingkaran setan antara bank dengan pemerintah. Di mana, bank merupakan pembeli utama utang dalam negeri, padahal saat mereka masih bergantung pada ECB.

Tapi, melihat pola lama, "Mereka cenderung memberikan janji ketimbang mengeksekusi janji yang dibuat," tukas Jonas. Mengingat banyaknya harapan yang tinggi, ada risiko investor akan kecewa dengan keputusan yang akan diumumkan ECB.

=======================================================================================
Get Adobe Flash player
Dapatkan panduan belajar forex gratis secara online - Find us on Facebook
=======================================================================================